Anggota keluarga Eyang Subur mengisahkan
bagaimana perjalanan Eyang Subur yang dulunya dikenal sebagai penjahit
biasa bisa menjadi paranormal yang diyakini sakti.
Adik pertama
Subur, Sutik menceritakan, sang kakak saat itu memutuskan untuk merantau
ke Jakarta pada 1970-an. Subur remaja pun tinggal di Tanjung Duren,
Jakarta Barat.
Subur menyewa rumah kecil sebagai tempat tinggal
dan usaha jahitnya. Hasil jahitan yang cukup bagus membuat nama Subur
cepat melejit. Bahkan, sejumlah artis dan pejabat saat itu banyak yang
menggunakan jasanya.
Hingga sekitar 1991, bencana kebakaran hebat
terjadi di kawasan tempat tinggal Subur. Sejumlah rumah mewah yang
bersebelahan dengan 'gubuk' kontrakannya terbakar habis. Sementara rumah
Subur tak terjamah api sedikit pun.
"Dari kejadian itulah Cak
Subur terkenal luas sebagai orang sakti dari Jombang. Banyak yang datang
ke rumahnya, seperti Adi Bing Slamet dan pelawak seperti Tarzan,
Srimulat," ungkap Sutik ditemui di kediamannya, Jombang, Jawa Timur,
Jumat (5/4/2013).
Dari situ, pria yang kini berusia 67 tahun itu
banyak didatangi orang untuk meminta 'pesugihan'. Bahkan sejumlah artis
banyak yang datang ke Jombang bersama Subur.
"Termasuk Adi Bing Slamet itu sering ke sini. Dia akrab dengan saya juga," tuturnya.
Meski
sang kakak sudah dikenal sebagai sosok yang sakti, Sutik sendiri tak
percaya Subur telah penipu dengan modus paranormal. Sebab, mulai kecil
kakaknya tak pernah bersinggungan dengan ilmu supranatural.
"Tak mungkin melakukan hal itu. Itu hanya tudingan saja," ujarnya yakin.
Warga
sekitar yang tinggal bersebelahan dengan Subur di Tanjung Duren,
Bustomiq mengatakan, kebakaran itu memang terjadi. Warga pun percaya
pria yang kini memiliki delapan istri itu sebagai sosok yang sakti.
Namun,
sepengetahuan Bustomiq, sebenarnya tak hanya rumah Subur yang selamat
dari bencana kebarakan itu. "Betul ada kebakaran, tapi nggak hanya rumah
Eyang aja yang nggak terbakar. Rumah warga yang lain juga ada yang
nggak kebakar," kata Bustomiq baru-baru ini.